Pemkot Samarinda Dorong Akses Keuangan bagi UMKM dan Keluarga
Pemkot Samarinda mengaitkan literasi keuangan, QRIS, dan akses pembiayaan formal dengan ketahanan ekonomi keluarga serta UMKM.
Samarinda — Pemerintah Kota Samarinda mendorong pemerataan akses layanan keuangan formal dan peningkatan literasi masyarakat, terutama bagi keluarga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Arah tersebut disampaikan dalam rangkaian Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 pada akhir Oktober, sebagaimana tercantum dalam publikasi resmi pemerintah kota tanggal 25 Oktober 2026.
Akses keuangan harus disertai pemahaman
Kegiatan BIK melibatkan pemerintah daerah serta perwakilan Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Pesan utamanya bukan semata memperbanyak rekening atau layanan pembayaran, tetapi membantu masyarakat menggunakan produk keuangan secara aman dan produktif.
Publikasi Pemkot Samarinda menyoroti pentingnya pengelolaan anggaran, kebiasaan menabung, dan pemanfaatan pembiayaan melalui lembaga resmi. Bagi rumah tangga, langkah tersebut dapat membantu pengambilan keputusan ketika pendapatan atau pengeluaran berubah.
QRIS dan pencatatan UMKM
Pemanfaatan QRIS serta aplikasi keuangan digital juga dibahas sebagai sarana mempermudah transaksi usaha kecil. Meski begitu, pelaku UMKM tetap perlu membedakan uang pribadi dan uang usaha, menyimpan bukti transaksi, serta memahami biaya dan syarat layanan.
Catatan penjualan yang rapi dapat membantu pemilik usaha mengetahui produk paling laku, kebutuhan stok, dan kemampuan membayar kewajiban. Teknologi pembayaran hanya salah satu bagian dari pengelolaan usaha yang sehat.
Waspada risiko digital
Kemudahan transaksi tidak menghapus risiko penipuan, penggunaan kredit secara berlebihan, atau penyalahgunaan data pribadi. Edukasi dari lembaga keuangan dan instansi pemerintah tetap dibutuhkan, khususnya bagi warga yang baru pertama kali menggunakan layanan digital.
Artikel berita ini merupakan peninjauan kembali kegiatan yang berlangsung pada Oktober, bukan klaim bahwa acaranya berlangsung pada 4 November.
Sumber berita: https://samarindakota.go.id/berita/pemkot/532acbcc-61f2-45a7-8107-fa9396e854f0